Tata Cara Rasulullah SAW Berpuasa

Begitu banyak hal yang perlu diteladani dari Rasulullah SAW sebagai utusan Allah SWT . Sebagaimana diterangkan dalam Al-Quran,"Sesungguhnya telah ada pada[diri] Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu[rahmat] Allah dan kedatangan hari kiamat,dan dia banyak menyebut Allah" [Q.S.Al-Ahzab:21]

Karena itulah agar kita menjadi umat islam yang baik maka dalam menjalankan ibadah puasa,kita perlu meneladani cara Rasulullah SAW.Berikut ini langkah-langkah Rasulullah ketika berpuasa:

1.Memantapkan niat
Rasulullah SAW bersabda:"Barang siapa yang tidak menetapkan akan berpuasa sebelum fajar,maka tidak sah puasanya" jadi tidak sah puasanya bagi orang yang tidak menetapkannya dari malam harinya.

2.Melaksanakan Makan Sahur
Makan sahur itu mengandung berkah,karena sahur menguatkan dan menambah semangat dalam berpuasa serta meringankan beban beratnya.

3.Menyegerakan berbuka apabila telah tiba waktunya 
Rasulullah SAW bersabda:
"Manusia tidak henti-hentinya mendapat kebaikan selama mereka mempercepat berbuka puasa". Sedangkan saat berbuka puasa dianjurkan membaca do'a sebagai berikut: "Telah hilang dahaga,dan telah basah [segala] urat,dan telah tetap ganjaran"

4.Memperbanyak membaca Al-Quran
Rasulullah SAW bersabda:
"Orang-orang yang berkumpul dimasjid dan membaca Al-Quran,maka kepada mereka Allah akan menurunkan ketenangan bathin dan limpahan rahmat"

5.Memperbanyak sedekah
Nabi bersabda:
"Sedekah yang paling utama adalah sedekah pada bulan Ramadhan". Bersedekah tidak hanya memberi uang ,tetapi termasuk di dalamnya memberi pertolongan,mengajak berbuka puasa kepada fakir miskin,memberi perhatian,bahkan memberi seulas senyum pun sudah termasuk sedekah.

6.Membayar zakat fitrah
Zakat fitrah[zakatul fitri] yaitu zakat atau sedekah yang dihubungkan dengan Idul Fitri. Pada saat itu,tiap-tiap orang islam harus membayar zakat berupa bahan makanan yang telah ditentukan (2,5 kg), baik berupa gandum, jawawut, beras, atau apa saja yang menjadi makanan pokok daerah setempat, dan hitung menurut keluarga termasuk orang tua, anak-anak, lelaki dan perempuan. Jumlah ini harus dikumpulkan oleh masyarakat Islam, lalu dibagikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya.  

__________________________________________________________________________
Lihat Juga 25 Artikel Terbaru Dari Kategori Yang Sama: