Berkualitas Dengan Bicara, Membaca Dan Menulis

Apa pentingnya membaca dan menulis? Benarkah itu mampu mengubah kualitas hidup seseorang? Meski banyak yang sepakat membaca dan menulis itu penting, PERTANYAAN itu sering terlontar, terutama dari mereka yang tak punya waktu MEMBACA DAN MENULIS apalagi mengajarkannya.

Bicara, membaca dan menulis adalah 3 hal yang saling berhubungan dan penentu kualitas berbahasa seseorang. Umumnya kita lebih fokus pada apa yang dibicarakan. Akibatnya kurang memperhatikan cara berbicara yang baik. Padahal output pembicaraan yang kerap tergantung pada cara berbahasa. Sedangkan isi dan cara berbicara seseorang sangat bergantung pada kualitas membaca dan menulisnya.

Ketiga itu (bicara, membaca, dan menulis) bila dikembangakan akan menjadi rangkaian penting bagi kita ketika bekerja, belajar dan beraktivitas. Sebagian besar profesi dan aktivitas membutuhkan keterampilan berbahasa diantaranya:

BERBICARA DI DEPAN PUBLIK

Dokter, pembawa berita, pelayan konsumen, psikolog, mereka harus mampu menyampaikan informasi dengan bahasa yang terstruktur, jelas dan dapat dipahami. Membaca berbagai sumber bacaan untuk memperluas wawasan dan ketajaman berfikir mutlak dilakukan.

PENULIS

Wartawan, dosen, auditor, mahasiswa dan lainnya membutuhkan kemampuan menuangkan pikiran melalui tulisan secara jelas, runut dan mudah dipahami. Untuk membuat laporan, karya ilmiah, reportase dan novel pun perlu keterampilan menulis.

URUN REMBUK

Hampir semua profesi dituntut mampu terlibat aktif dalam urun rembuk, menyatakan pendapat yang rasional, berargumentasi, membuat kesimpulan dan keputusan. Disini kemampuan bicara, membaca (sumber referensi atau laporan) serta menulis laporan dibutuhkan.

BERJUALAN

Kemampuan berjualan tidak hanya dimiliki mereka yang berkecimpung dalam aktivitas pemasaran. Didunia yang kompetitif seseorang diharapakan beradaptasi dengan baik dan mampu mengkomunikasikan kualitas dirinya kepada orang lain. Semua berhubungan erat dengan kemampuan berbahasa.

PRESENTASI

Mempresentasikan ide-ide dengan baik, secara formal maupun informal agar orang lain mengerti, memerlukan ketrampilan bicara, membaca dan menulis yang baik. Kemampuan bahasa harus dipupuk sejak dini demi keberhasilan profesi dan komunikasi interpersonal anak kelak.

Kapan saat yang tepat untuk mengasahnya? tentu sejak awal kehidupan sang anak. Mulailah berbicara dengan bahasa yang benar dan penuh cinta, memancingnya mengeluarkan pertanyaan yang kritis dan melibatkannya dalam kegiatan membaca dirumah.  

Menurut penelitian, anak yang menyukai buku sejak kecil akan menjadi pembaca buku yang baik dimasa dewasanya. Sebab interaksi anak dengan buku akan memberikan pemahaman bahwa setiap kata memiliki arti, setiap kalimat memiliki makna, dan setiap ide dapat ditulis dan disampaikan ke orang lain. 


So Parents,,,selamat membaca bersama buah hati.
"Tidak ada kebaikan dalam hidup ini kecuali salah satu dari dua orang yang diam namun berpikir atau yang berbicara dengan ilmu"

__________________________________________________________________________
Lihat Juga 25 Artikel Terbaru Dari Kategori Yang Sama: