Cara Meningkatkan Kinerja Komputer Yang Menggunakan OS Windows

Cara Meningkatkan Kinerja / Performa Komputer
Akses komputer yang lambat, kurang responsif, kadang gagal startup, sering blank/macet, Browsing internet lambat, Bad Sector pada Hard Disk, gejala malicious software (Virus, WormTrojan Horse), tampilan grafik pada monitor kurang sesuai dan jenis masalah lain yang bisa berakibat fatal. Beragam masalah tersebut kadang bisa terjadi, atau bahkan sering, terutama pada komputer yang menggunakan OS jenis Windows. sebenarnya bukan Windows-nya yang salah, tetapi kita yang kurang tahu betul tentang basic komputer yang terkait spesifikasi Hardware dan Software. Disamping itu, pola pengoperasian yang salah juga akan bisa berakibat menurunnya kinerja komputer.


Mengetahui dan mengerti tentang spesifikasi Hardware pada komputer (entah itu komputer kemasan Desktop, Laptop maupun Notebook atau Netbook) yang sedang kita gunakan sangatlah penting, terutama RAM (Random Access Memory) dan Processor sebagai CPU (Central Processing Unit) merupakan perangkat Vital dan sangat berpengaruh kepada OS (Operating System) untuk mengeksekusi tugas-tugas dari program yang sedang terbuka.
Anda bisa menggunakan DirectX Diagnostic Tools untuk melihat spesifikasi Hardware yang berhubungan dengan System, VGA (Video Graphics Array) untuk Display pada monitor, Sound untuk Audio dan Media Input. Atau Anda bisa melihat secara detail dengan menggunakan System Information.

Misal jika Anda menggunakan OS Windows, edisi Windows yang akan di install harus compatible dengan Spesifikasi Hardware yang juga sudah terinstall, karena tingkat kompatibilitas akan mempengaruhi tingkat performa/kineja komputer.

Total Cache Antara edisi Windows XP, Windows Vista, Windows 7 dan Windows 8 sangatlah berbeda, dari feature dan graphical user interface kita sudah bisa melihat masing-masing perbedaan, jadi semakin baru edisi dan versi Windows yang dirilis oleh microsoft, semakin tinggi pula total ukuran cache yang mereka miliki, karena perbedaan fitur-fitur yang lebih canggih yang dikembangkan oleh Microsoft untuk Windows merupakan faktor utama dari pebedaan tersebut.

Sekarang coba Anda Lihat Task Manager pada komputer Anda dengan cara menekan CTRL+SHIFT+ESC pada Keyboard, karena dengan Task Manager Anda dapat melihat kinerja processor dan total RAM yang terinstall pada komputer Anda, yang kemudian memonitor dan melakukan kontrol langsung kineja komputer Anda serta mengatisipasi penggunaan Multitasking (membuka aplikasi dan menjalankan program lebih dari satu) yang terlalu memaksa.

Cara Meningkatkan Kinerja / Performa Komputer

Pada Task Manager, Tab bagian Performance, Anda bisa melihat berapa jumlah total RAM yang terinstall dan Cache pada RAM untuk System dan program aplikasi yang sedang berjalan. Salah satu syarat mutlak untuk komputer agar bisa berjalan cepat dan lebih responsif adalah jumlah Cache pada RAM tidak mendekati jumlah batas total ukuran maximum RAM, sisakan sekitar 15% - 30% pada total RAM atau batasi penggunaan pada 70%. Misal jika total RAM yang terinstall pada komputar Anda adalah 1GB, Anda bisa membatasi penggunaan pada 700 MB - 850 MB dan sisanya untuk standby.

Penggunaan Multitasking yang terlalu memaksa yang kemudian melebihi batas maksimal RAM dapat berakibat kerja System berhenti, atau komputer menjadi Blank.

Berikut beberapa saran dan Kiat yang dapat membantu Anda untuk meningkat kinerja Komputer yang menggunakan OS Windows:

  1. Sesuaikan Ukuran Recycle Bin (Customize the Recycle Bin Size) untuk menghindari terbuangnya sebagian ruang Hard drive, ini sebagai langkah antisipasi jika ukuran total Hard Disk Drive (HDD) pada komputer Anda tidak terlalu besar atau jumlah file pada sebagaian partisi sudah mendekati batas Maksimal, terutama Hard Disk Drive partisi C.
  2. Modifikasi/Ubah Virtual Memory (Modifying Virtual Memory) untuk memaksimalkan sumber daya Windows pada memory untuk program saat kapasitas tersebut dibutuhkan.
  3. Nonaktifkan atau mengurangi Startup Produk (Disable Startup Items) yang tidak dibutuhkan Untuk mempercepat waktu Startup. Kadang tanpa Anda sadari saat komputer di ON beban Cache pada RAM sudah terlalu tinggi, padahal Anda belum membuka program apapun.
  4. Nonaktifkan Layanan Yang Tidak Dibutuhkan (Disable Unneeded Services). Ada dua dari mereka dapat dengan aman dimatikan, yaitu Indexing Service dan Remote Registry, Windows akan memiliki ruang bernapas ekstra, dan komputer Anda akan berperilaku lebih responsif jika kedua Services tersebut dinonaktifkan.
  5. Nonaktifkan Debugging Script (Disabling Script Debugging) untuk meningkatkan kenyamanan saat berinteraksi dengan Internet Explorer atau lewat media internet dan Aplikasi Browser lain pada komputer Anda.
  6. Jalankan Defragment Hard Drive Utility (Running The Defragment Hard Drive Utility) untuk mempercepat akses file pada Hard Disk Drive (HDD) dan Extracting file ke program aplikasi yang mungkin sebelumnya kurang begitu responsif. Jadi jangan tunda lagi untuk melakukan langkah ini, karena jumlah Fragmentasi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan Bad Sector atau kerusakan yang fatal pada Hard Disk Drive (HDD) yang berakibat rusak atau hilangnya sebagian file data.
  7. Atur Ukuran Cache Internet Explorer pada 50 MB (Set Internet Explorer Cache Size to 50 MB) jika total RAM yang terinstall pada komputer Anda tidak lebih dari 1GB, karena membatasi ukuran Cache pada 50MB merupakan ukuran paling efektif dan efisien jika Anda jarang atau bahkan tidak pernah melakukan penghapusan Cache halaman Web dari browser Internet Explorer yang terakumulasi dan termuat pada RAM.
  8. Hapus Internet Explorer Toolbar Yang Tidak Digunakan (Remove Unused Internet Explorer Toolbars) untuk mempercepat koneksi atau akses internet yang mungkin sebelumnya berjalan lambat. Toolbar tidak hanya ada pada browser Internet Explorer, coba Anda cek pada semua aplikasi browser di komputer Anda seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, Safari, Netscape dan bisa juga aplikasi browser lain yang kadang mereka (toolbar) terpasang tanpa sepengetahuan dan keinginan Anda.
  9. Hapus File Sementera Microsoft Windows (Delete Microsoft Windows Temporary Files). Semakin tinggi intensitas sistem beroprasi karena pola pengoperasian kita pada komputer, semakin bertambah pula jumlah file sementara terakumulasi pada Memory yang hanya akan menjadi beban dan berakibat menurunnya kinerja Windows.
  10. Jalankan Disk Cleanup Utility (Running the Disk Cleanup Utility) secara berkala untuk menghapus File system yang sudah tidak lagi diperlukan oleh Windows agar akses komputer bisa berjalan lebih cepat.
  11. Hapus Program Yang Tidak Digunakan (Uninstalling Unneeded Programs) untuk membantu mengurangi beban Cache pada Memory (RAM). ini langkah alternatif jika kondisi Cache pada RAM sering mendekati batas maksimal karena sebab pola multitasking.
  12. Gunakan Microsoft Security Essentials untuk melindungi komputer Anda dari gangguan Virus, Trojan, Worm dan serangan malicious software lain yang bisa mengakibatkan dampak buruk pada File system.
  13. Setup Windows Update Pada Automatic Updates (Setup Windows Automatic Updates) untuk memperbarui beberapa product software yang diperlukan untuk Windows yang berfungsi sebagai Operating System agar selalu pada kondisi Fix.
 ________________________________________________________________ 

__________________________________________________________________________
Lihat Juga 25 Artikel Terbaru Dari Kategori Yang Sama: